MENGAPA HARUS BERSEDIH?
Allah benar janji-Nya. Allah telah menentukan sesuatu. Yang hilang tidak bermakna binasa.
Allah benar janji-Nya. Allah telah menentukan sesuatu. Yang hilang tidak bermakna binasa.
Yang pergi tidak bermakna kita hilang segala.
Kalau kita ukur - banyak mana yang Allah ambil, dibanding dengan banyak mana yang Allah telah beri kepada kita.
Firman Allah:
"Kalau kita cuba hitung nikmat Allah, nescaya tidak akan terhitung banyaknya." - [Ibrahim 14:34]
Mata, telinga, mulut, kaki dan sebagainya. Harta yang melimpah ruah. Pandang yang sekitarmu. Apa yang kurang?
Tidak ada apa yang kurang, saudara. Rumah, kereta, isteri, anak-anak, segalanya cukup.
Dan apabila musibah menimpa, Allah tarik balik sedikit sahaja dari kurnia-Nya, mengapa harus berdukacita?
Mengapa harus bersedih? Bukankah itu petanda bahawa Allah mungkin menggantikan dengan sesuatu yang lebih baik?
Allah tarik sesuatu untuk Allah berikan sesuatu yang lain. Tidak mustahil.
Berlapang dada kepada Allah, bahawa Allah menentukan segalanya. Yakinlah.
Firman Allah:
"Jangan takut, jangan berdukacita." - [Al-Ankabut 29:33]
No comments:
Post a Comment